Tampilkan postingan dengan label Menjadi SEDERHANA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menjadi SEDERHANA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2011

Untuk SAYA, Untuk ANDA dan untuk KITA

Hai...Hai......
bagaimana kabar semuanya,
masihkah selalu HEBAT, DAHSYAT dan LUAR BIASA?

sahabat, kawan dan saudaraku,

Masih ingatkah bahwa terlalu FOKUS memikirkan hal hal dunia serta masalah2nya bisa menghambat jalan udara kita ke otak lho, lalu kemudian membuat kita sulit sekali bernafas dan menjadi sesak...sebagaimana orang stress yang selalu nampak kesulitan menarik nafas panjang sekaligus mengeluh dan putus asa tanpa kesudahan, (bahkan) mereka cenderung "LUPA" untuk bernafas.....:p.^_^

SAHABAT ku, sekali waktu coba PUJI lah diri anda, dan berikan HADIAH dari sesuatu yang sudah anda raih. (mungkin) mulai dari yang paling sederhana kemudian sampai target anda berikutnya....

Sebagai Contoh......
SAYA akan makan bakso sepuasnya kalau sudah selesai mengerjakan tugas kuliahku ini!!
SAYA akan pergi ke laut lepas untuk memancing ikan ikan bebas, kala sudah terlengkapi pekerjaan ku!!
SAYA akan mendaki gunung bersama mereka, jika hutangku terlunasi!!
SAYA akan menyelami laut terdalam di pulau itu tatkala nilai ujianku mencapai angka jitu!!
atau mungkin, saya akan belanja, nonton dan jalan2 sepuasnya, jika masalahku berhasil tertaklukan!!

dan aneh bukan...(BAHKAN) hanya dengan membaca hadiah pribadi yang saya tulis diatas-pun, perasaan dan fikiran anda sudah sedikit berbaik sangka.......apalagi ANDA sendiri yang menuliskan dan MEWUJUDKANYA, namun apabila terlalu susah?

maka,

Berikanlah pujian serta target hadiah tersebut kepada putra/putri anda, keluarga anda atau sahabat terdekat anda, dengan demikian.......

ANDA seharusnya (pantas) MALU
karena, bila anak, saudara atau kawan saja anda BISA!
apalagi ANDA sebagai penyumbang "DANA"

hehehehehe........

salam inspirACTION!!
best regards,

Mas Hakim



Sabtu, 29 Mei 2010

“MENYEDERHANAKAN” perjalanan kehidupan

Semua manusia itu hidup dengan perencanaan….....
Anda percaya?
Mereka yang merespon hal ini berarti mempunyai keyakinan yang selangkah lebih maju dengan pertimbangan yang ada sebagai mahluk Tuhan yang “Berfikir”

benar “Berfikir”
“Berfikir” benar

Seperti sebuah proses terjadinya mahluk,
Dimulai dari bukan apa2 menjadi sesuatu dengan nilai yang benar benar tertata keindahanya, Atau dari benih sederhana melangkah menuju perkembangan mahluk alam yang tidak biasa.
Kita semua mengalami prosesnya…..
Kita semua mengamati perkembanganya…
Kita semua ada di dalamnya…..Kemudian apakah kita masih berfikir hidup ini tinggal menjalani saja?
Sementara kita melihat begitu banyak perbedaan yang ada dari mahluk “SEUSIA” kita????
Berapakah yang harus hilang dan di korbankan demi “benih-benih” baru yang lantang berkuasa dengan sombongnya,-dan- Masihkah anda berani berjalan tanpa RENCANA?

Kawan, sahabat dan saudaraku……
Ketahuilah bahwa segala yang ada di sekitar kita adalah sebuah perencanaan yang matang dari Sang PERENCANA, tentu saja akan menjadi indah bila akhirnya kita ada di dalam rencanaNya berupa kebahagiaan, kekayaan, keberhasilan, keteraturan, dan terlebih kekuasaan…..mari berfikir seberapa tegakah Tuhan terhadap ummatNya untuk tidak menyelipkan rencana2 tersebut kepada setiap perjalanan hidup kita, seberapa lamakah DIA membiarkan kita dengan ketidak mampuan kita sebagai manusia, lalu apakah Tuhan TEGA mengisi perjalanan kita hanya dengan kesengsaraan semata ^_^

Jawabanya sangat sederhana?
Anda hanya perlu bersikap MAU atau TIDAK MAU!!
sebagai manusia dapatkah kita melihat rencanaNya?
Sebagai manusia mampukah kita membaca apa yang terjadi esok hari dalam planning sang Maha KUASA?
Sebagai manusia apakah kita bisa mengintip “kertas” tulisan catatanNya berisi nama ANDA didalamnya!! -tidak mungkin-

Anda hanya perlu mengambil kertas anda,
Kemudian isikan rencana rencana bahagia anda, kesuksesan anda, keberhasilan anda serta prestasi prestasi cemerlang yang bisa anda raih di hari berikutnya.
Tuliskan rencana anda sebanyak yang anda mampu…
Sejauh keyakinan tentang hidup panjangmu....
Selebar kesungguhan menara tertinggimu....
dan seluas jangkauan langkah kaki kesungguhan..…kemudian biarkanlah Tuhan menggiring anda kerencana rencana terbaik yang sudah dipersiapkan kepada kita.

Percaya atau tidak, rencanaNya dengan rencana KITA tidak akan berselisih jauh ;)
Karena Tuhan itu berjalan sesuai dengan keyakinan kita atas namaNya,
dan selalu berkehendak sesuai dengan prasangka ummatNya.

Kawanku……
diam dan tinggal menunggu hasil bukanlah jawaban yang bijaksana dalam menanggapi hal ini,
Membiarkan hidup seperti “air yang mengalir” juga bukanlah filosofi yang tepat untuk berempati,
Perlu untuk diingat bahwasanya hanya “ikan mati” yang selalu mengikuti arus, kita tidak akan mau kan disebut ikan mati? ^_^

Kemudian bagaimana dengan mereka yang gagal meski sudah membuat rencana yang matang, terkoreksi dengan baik, bersungguh sungguh melakukan tetapi pada akhirnya tetap harus mengalamin kekalahan bahkan kehilangan?? Hmmm…….

Nampaknya Tuhan lebih mengerti dengan apa yang kita butuhkan,
Lebih tahu dengan apa yang kita harapkan,
Lebih detail mengenai rencana2 dengan waktu yang tepat untuk kita,
DIA mungkin sekali kali ingin menunjukkan bahwa kita ini hanya manusia, tidak boleh merasa selalu mampu berbuat apapun hanya dengan memiliki kekuatan keyakinan dalam diri kita yang terlalu berlebih tanpa kehadiranNya, Terlalu percaya kita dengan kesombongan diri melebihiNya. dan bisa saja……..sudah terlalu lama kita lupa menyebut namaNya :)

-Atau.........mungkin-

-DIA-

"Sedang rindu dengan kita karena kita terlalu sibuk dengan urusan dan kepuasan keberhasilan DUNIA"

“Bukankah kita baru akan merasakan rasa syukur dan kebahagiaan yang luar biasa saat menerima uang lima puluh ribu rupiah diwaktu sebelumnya kita pernah merasakan uang lima ratus rupiah??”

Regards,
Mas Hakim